Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 07 Januari 2013

Kumpulan Syair-syair Islami (1)

 


Syair-Syair Islami

Kutaburkan padanya mutiara mutiara nan menerangi
bercahaya tanpa mentari, berkilau tanpa rembulan
Kecantikan matanya mempunyai daya tarik yang magis
keindahan alis matanya bak pedang yang tajam
Mahasuci Allah yang telah menciptakan kelentikan jemari-jemari
kejenjengan leher, dan kejelian sinar matanya  
‘Aidh bin ‘Abdullah Al-Qarni
Riyadh, 26-4-1415 Hijriyah

Engkau bagaikan mentari sedang raja-raja lainya bagaikan bintang
Apabila mentari muncul, lenyaplah semua bintang dengan kemunculanya 
***
Jangan kau mencela kerinduan orang yang dimabuk asmara
Sebelum kau mengalaminya sendiri d
***
Kurang tidurkau karena menyaring ilmu pengetahuan lebih kusukai
ketimbang berhubungan dengan artis cantik dan pelukanya yang harum
Geliat gerakan tubuhku karena memecahkan masalah yang sulit 
lebih kusenagi dan lebih enak
ketinbang mereguk minuman kesukaanku
Suara deritan penaku diatas kertas lebih merdu dari pada alunan musik
dan suara rayuan orang yang dimabuk asmara
dan yang lebih merdu ketimbang tabuhan rebana para gadis
adalah suara kebutaanku
saat membersihkan debu dari kertas tulisku
Wahai orang yang berupaya hanya dengan berangan-angan
untuk memcapai kedudukanku
betapa jauhnya perbedaan antara yang diraih dengan mudah
dan dirai dengan susah-payah
Kujalani malam-malamku dengan tidak tidur
sedang engkau menjalani dengan tidur lelap
yang sesudah itu engkau mengiginkan ketenaran seperti diriku   
Az-Zamakhsyari
***
Apabila seorang pemuda biasa menerjuni medan
yang penuh dengan bahaya kematian, maka akan terasa mudah olehnya
melalui Lumpur-lumpu rkesulitan yang menghalanginya
***
Wahai anak-anak bapak kami (Adam); kita semua adalah penduduk dunia
selamanya kita terancam oleh perpisahan
Kita menangisi dunia ini
Tiada suatu golongan pun yang dihimpunkan oleh dunia
kecuali pasti akan mengalami perpisahan meningalkanya
Lantas dimanakah orang-orang yang perkasa lagi berkuasa
yaitu mereka yang telah mengumpulkan harta kekayaan yang banyak?
Ternyata harta mereka telah lenyap dan merekapun tidak hidup kekal
Dan di manakah orang yang dunia ini terasa sempit
karena penghidupanya yang sengsara?
Semua pada akhirnya dimasukan kedalam liang lahat yang sempit
Mereka diam membisu bila diseru seakan-akan tidak mengetahui
bahwa menjawab seruan yang di tujukan padanaya tidak dilarang
***
Hukum kematian pasti berlaku di kalangan semua makluk
Dunia ini bukanlah tempat menetap
Bila kau lihat seseorang yang ada padanya sedang bercerita
lain waktu engkau jumpai dia menjadi salah satu bagian dari cerita itu sendiri
Dunia diciptakan keruh
sedang engkau menginginkanya bersih dari kotoran dan kekeruhan
Orang yang memaksakan pada zaman
suatu yang bertentangan dengan karakternya
samahalnya dengan orang yang mencari suluh api dari air
Apabila engkau mengharapkan hal yang mustahil
maka keadanmu sama dengan membangun harapan di tepi jurang
yang hendak runtuh
Hidup itu bagaikan tidur, dan kematian bagaikan penjaga yang selalu mengintai
sedang manusia terletak diantara keduanya, bagai bayangan yang berjalan
Maka tunaikanlah semua keperluanmu dengan segera
Sesunguhnya usiamu hanyalah bagaikan suatu bab di antara bab-bab yang ada
Paculah semangat mudamu dan jangan malas sebelum masa mudamu dikembalikan
karena sesunguhnya masa mudamu adalah pinjaman
Jangan salahkan zaman
sekalipun engkau telah berupaya keras menginginkanya damai
karena memang karakter zaman itu adalah musuh orang-orang yang merdeka   
***
Bila dunia berjanji tidak akan menghianati janjinya kepada kita
maka sebenarnya ia hanya berjanji tidak akan memenuhinya kapada kita
***
Berapa banyak musibah yang membuat seorang pemuda merasa sempit
hanya di sisi Allah jualah jalan keluarnya
Kesempatan yang manakala sampai pada puncak lingkaran penyempitanya
menjadi terbebaslah ia dari bencana
padahal sebelumnya ia mengira tidak bakal terbebaskan darinya
***
Wahai malam yang mencekam (kehidupan yang gersang)
mengapa engkau tidak kembali lagi?
Kini masamu telah dibasahi oleh hujan yang deras 
***
Apa yang sudah lalu biarlah berlalu
Harapan masih belum menjadi kenyataan
Bagimu hanyalah saat yang sedang kaujalani
***
Itulah ketentuan taqdir
Maka celalah dirimu atau biarkanlah daku karena taqdir terus berjalan
Bagaikan jarum jahit menembus jahitanya 
 ***
Berbagi kesulitan yang pekat bak kegelapan
pasti akan lenyap dan terusir pergi oleh fajar kemudahan
dan jalan keluar yang terang benderang
***
betapa banyak kelapangan yang datang sesudah tiada harapan
dan betapa banyak kegembiraan yang datang sesudah putus asa
Barang siapa berbaik sangka kepada tuhan yang memiliki ‘Arsy
discaya ia akan memetik buahnya yang manis lagi matang
dari dahanya yang berduri
***
Apabila suatu urusan semakin genting tunggulah datangnya kelapangan
karena hal itu merupakan pertanda dekatnya kelapangan d
²²²
Biarlah orang yang suka menjadi gembira, atau orang yang dengki menjadi sedih
karena keburukan sesudah bencana pasti ada jalan keluarnya
***
Banyak mata yang susah tidur karena berbagai urusan
yang sedang terjadi atau yang tidak bakal terjadi
dan banyak mata lainya yang tidur lelap
Maka tingalkanlah kesedihan sedapat mungkin
Gilalah kamu bila masih tetap memelihara kesedihan
Sesunguhnya Tuhan yang menghindarkanmu dari apa yang terjadi kemarin
pasti akan menghindarkanmu pula terhadap apa yang bakal terjadi esok hari
***
Biarkanlah takdir berjalan pada alurnya dan jangan sekali-kali kamu tidur
melainkan dalam keadan waspada, mata terpejam, tetapi hati tetap waspada
Allah pasti akan mengadakan perubahan
dari satu keadan kepada keadan yang lain
***
Barang siapa berbuat baik, maka tidak akan lenyap balasan pahalanya
Allah tidak akan melupakan kebaikan yang dilakukan oleh manusia d
Kepenuhan air dalam danau tidak akan terpengaruh sedikit pun
oleh lemparan batu seorang anak ke dalamnya
***
Air, roti dan naungan, itulah nikmat ynag paling besar
Aku telah ingkar kepada nikmat Tuhanku jika kukatakan:
“ Sesunguhnya aku tidak punya apa-apa.” 
***
Kukatakan kepada diriku: “ Jika kesedihan mulai menyerang dirimu
bergembiralah, karena sesunguhnya kebanyakan hal yang menakutkan itu
hanyalah ilusi belaka.”
***
Sesunguhnya orang-orang yang mulia lagi terhormat
pasti engkau jumpai banyak yang dengki kepada mereka
Dan engkau pasti tidak akan menjumpai
orang-orang yang tercela ada yang dengki kepada mereka
***
Mereka mendengki pemuda sejati karena mereka tidak berhasil seperti dia
dan semua orang pasti akan membenci dan memusuhinya
 Sama halnya dengan istri cantik yang memiliki banyak madu
para madu itu pasti akan mengatakanya bahwa ia buruk rupa
karena dengki dan benci kepadanya
***
Banyak orang yang dengki kepada mereka karena mereka hidup senang
padahal kedengkian orang-orang yang dengki tidak dapat mencabut kesenagan
yang telah Allah berikan kepada mereka
***
Mereka tetap dengki kepadamu sekalipun aku telah mati
Sunguh menyedihkan
sampai setelah mereka mati pun aku tidak pernah terbebas dari kedengkian orang
***
Engkau mengeluh karena sikap aniaya para pengumpat
dan engkau tidak menjumpai orang yang mulia
melainkan pasti ada yang dengki kepadanya
Wahai keturunan orang-orang yang mulia, kedengkian terhadapmu
tidak pernah padam, karena hanya orang rendah lagi miskin sajalah
yang tidak dijumpai pendengkinya
***
Bila kemuliaan seorang pemuda mencapai setingi langit
dan dia menjadi seakan-akan salah satu diantara bintang-bintangnya
orang lain pasti akan menhujaninya dengan berbagai cercaan yang tidak layak
padahal cecaan mereka tidak dapat meraih hasil apa pun yang mereka dambakan   
***
Betapa seringnya aku mendengar kata-kata orang yang dengki
padahal aku tidak bersalah, maka kukatakan
“Berlalulah dariku, engaku tidak akan mempengaruhiku.”
Mereka mencela diriku denganya, padahal aku tidak tercela olehnya
dan sama sekali tidak menyebabkan keningku berkerut karenanya
***
Sesunguhnya kau bersua dengan orang yang kurang akalnya
lalu ia mencaciku, maka saat itu juga aku berlalu darinya seraya berkata:
“Tidak ada gunanaya bagiku melayaninya.”
***
Jika orang yang kurang akalnya berbicara, janganlah engkau menagapinya
Sikap yang paling baik menhadapinya dalah diam
***
Apabila kebaikan yang telah kulakukan, diangap sebagai suatu kesalahan
maka ajarilah aku bagaimana aku harus beralasan
***
Sembunyikanlah kesusahan dan kesedihan Anda dari teman-teman duduk Anda
bila teman-teman duduk Anda hanya terdiri dari para pendengki
dan orang-orang yang senang dengan penderitaan Anda
***
Semoga jalan keluar akan menjadi kenyataan
Semoga jiwa kita terhibur oleh harapan
Jangan engkau putus harapan
jika engkau mersakan kepedihan mulai mencekam jiwa
Saat palinng dekat seseorang
untuk mendapat jalan keluar dari kesusahanya
ialah bila ia mulai putus harapan
***
Jangan engkau merencanakan satu urursan pun bagi diri Anda
karena orang-orang yang selalu melakukan rencana
akan berakhir denga kebinasaan
Tetapi Ridholah keputusan Kami jika Kami memutuskan
karena Kami mengetahui kemaslahtanmu
dari diri kamu sendiri
***

Semoga Bermanfaat..


0 komentar:

Poskan Komentar

 

SuaraHati Copyright © 2010 | Designed by: Jep@nk Mj